Jadi
ginikan, dulu waktu saya sd saya sekolah di salah satu sd swasta di kota saya.
Sd itu termasuk sd yang “agak” terkenal lah. Soalnya, sd itu milik salah satu
perusahaan BUMN di indonesia. Dan dulu yang bersekolah disitu adalah hanya anak dari pegawai BUMN tersebut saya.
Dan sekolah itu difasilitasi bus sekolah antar jemput. Dulu waktu saya masi
kelas 3 atau 4 gitu, baru dibolehkan untuk naik bus. Sebelumnya saya di antar
jemput orang tua saja. Hari pertama saya naik bus, saya naik yang arah pulang
saja.
Bus
yang menjemput dan mengantar anak sekolah itu ada dua. Dan keduanya saling
berbeda arah, makanya hal itu yang membuat saya takut naik bus, kali kali
kesasar dan saya belum bisa ngomong kalo saya kesasar.
Hari
itu saya bilang sama teman saya, saya bilang, “fan, nanti kawani aku naik bus
ya, aku mulai hari ini naik bus”. Itu lah yang saya katakan pada teman sya.
Fanny namanya. Mulai lah saya bersekolah dan belajar seperti biasa.
Waktu
pulang pun tiba, saya langsung saya mendatangi fanny. Saya bilang “fan, jangan
kemana mana. Aku gak pande pulang naik bus”. Kami menunggu bus jemputan datang
. tapi bus itu lama menjemput kami. Dan saya pun merasa haus , sehingga saya
beli minum sama bang abang tukang es campur. Fanny bilang “de cepet , bus nya
uda datang” lalu fanny pun menghilang tak terlihat lagi . pikir hati “fanny
pasti udah di bus” . setelah es sudah saya dapatkan. Sayapun naik di bus itu .
bus tersebut sudah penuh . saya cuek karna saya pikir fanny sudah duduk , dan
tidak mencari fanny .
Dan
jalan lah bus tersebut. Sayapun duduk sambil menikmati es campur. Setelah itu
saya mulai melihat keadaan sekitar, kok saya gak ada melihat tetangga saya di
dalam bus , dan arah bus tersebut juga bukan ke arah rumah saya . tak lama saya
melihat teman saya yang rumahnya di pelawi. Tempat yang berbeda arah dengan
rumah saya. Dia bilang “mau ke mana de” ? mau pulang lah saya bilang . tak lama
dia bilang “kau salah bus, ini bus pelawi bukan bus tangkalagan “. Dan saya
hanya terdiam . saya gak berbicara apapun . pandangan saya kosong , saya ingin
lari kehutan , kemudian ke pantai . halahhhhhh. Gak deng . wkwkwkw.
Lalu
saya menangis . sampe petugas bus nya bertanya “kok nangis dek?”. Saya yang
membahasakan diri saya adek pun menjawan “rumah adek di komplek tangkalagan om
adek salah bus” . dan satu bus kalang kabut. Wkwkwkwk. Dan untungnya petugas
bus itu kenal dengan alm.ayah saya . sehingga dia menelpon dan bilang “pak,
anak bapak nangis ini. Salah bus. Dia naik bus pelawi bukan bus tangkalagan”
lalu ayah saya menjawab “udah bawak aja dia dulu jalan jalan, nanti pas balik
lagi ke sekolah telpon saya, dan dia suruh tunggu di pos saja. Nanti saya
jemput” lalu om petugas itu bilang lah apa yang ayah saya sampaikan . tapi saya
gak berenti menangis .
Dan
hal yang membuat saya menangis gak berhenti berhenti itu apa ? . itu tepat
tanggal 24 juli. Dimana saya berulang tahun , dan di janjikan kami akan ke
medan untuk main timezone. Dan karena saya kesasar salah bus. Jadinya saya gak
jadi kemedan . hehehhe
Saya
merasa pelajaran dari kejadian ini buat saya lebih teliti untuk memastikan
keputusan yang salah ambil, untung saja saat itu petugasnya kenal sama ayah
saya. Kalo tidak ? mau di turunkan dimana saya? Pasti orang rumah khawatir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar